Sifat Plastisitas Tanah dan Manfaatnya bagi Manusia

Plastisitas pada sifat tanah penting untuk diketahui untuk memahami perubahan bentuknya. Salah satunya adalah pada penggunaan tanah lempung.

Plastisitas pada sifat fisik tanah

Yang dimaksud plastisitas pada sifat fisik tanah adalah kemampuan butir-butir tanah untuk mengalami perubahan bentuk tanpa terjadi perubahan volume atau pecah. Semakin besar plastisitas tanah, maka tanah tersebut akan semakin jelek kekuatannya. Selain itu tanah akan semakin mudah mengembang dan menyusut. Sebaliknya, semakin liat suatu tanah, maka plastisitasnya semakin rendah.

Tanah yang lebih liat tidak akan banyak menyerap air dan berubah volume. Sebagian besar tanah yang menutupi dunia adalah tanah lempung yang memiliki plastisitas tinggi. tanah tersebut akan mengembang atau bertambah volumenya jika bertambah kadar airnya. Namun, ketika kadar air menyusut atau mengering, tanah tersebut akan kembali menyusut.

Manfaat memahami sifat plastisitas tanah

Memahami plastisitas tanah sangat penting untuk kehidupan sehari-hati. Contohnya untuk pembuatan jalan raya. Jika tidak dipertimbangkan dengan baik, maka berisiko membuat jalan retak karena daya dukung yang tidak baik. Contoh lain manfaat memahami sifat plastisitas tanah adalah untuk penanaman pipa di dalam tanah. Jika kontraktor tidak mempertimbangkan plastisitas tanah ketika menanam pipa, pipa berisiko mengalami pecah akibat tekanan volume tanah saat kadar air bertambah. Hal yang sama juga berlaku ketika membangun rumah. Penting untuk mengukur daya dukung tanah terhadap bangunan agar bangunan yang dibangun nanti tetap berdiri stabil tanpa gangguan. Jika terdapat tanah yang daya dukungnya kurang baik, bisa dilakukan beberapa perbaikan dan rekayasa yang dipelajari di bidang teknik sipil. Perbaikan sifat fisik tersebut dinamakan stabilisasi tanah.

Sumber: kompas.com

Write a comment